Logo Selasa, 4 Agustus 2020
images

Pdt. Robert Martin William, Foto: Pagar PS

TABLOIDPEWARNA.com - Kebanyakan pdt fokus pada pekerjaan theologis semata, berbeda dengan Pdt. Robert Martin William seorang Pendeta yang juga sibuk dalam dunia seni, budaya, dan seorang dosen sastra di kampus UKI.

Pendeta Robert yang bertugas di GPIB Pasar Minggu Jakarta selatan, merasa seni yang ia tekuni selama ini dapat meyempurnakan pengajaran Tuhan lewat seni dan budaya. Pdt. Robert mengaku dapat menyampaikan Firman Tuhan lewat kegiatan-kegiatan kebudayaan.

"Belum lama ini saya buat pagelaran budaya di daerah sungai ciliwung dan citarum. Bagaimana kita mengangkat tadisi masyarakat disana yang mengganggap sungai itu bagian dari kehidupan, dalam konsep theologis dan spritual juga bahwa air adalah ciptaan Tuhan dan bagian dari kehidupan yang harus dijaga. Dengan menjaga kebersihan sungai misalnya sudah memberikan kehidupan untuk orang lain" ucap Pdt Robert.

Pdt robert yang akrab di sapa dengan "romo" ini juga menyampaikan, bahwa menjadi pendeta tidak pernah ia rencanakan, dia merasa terjebak dalam dunia kependetaan setelah lama bergelut dengan seni dan sastra.

Meski menjadi seorang pendeta, Pdt Robert juga punya komunitas "Indonesia Rumah Budaya Kita" uniknya komunitas ini punya sekitar 15 ribu anggota lintas agama, yang beragama kristen paling sekitar 60-70 orang. dan melakuakan pagelaran-pagelaran di lintas tempat. ucapnya, saat diwawancara oleh tim pewarna.

Saat ditanya soal pandangannya mengenai lgbt dalam persepektif kristen, beliau menjelaskan bahwa harusnya gereja hadir bagi mereka yang yang terpapar lgbt, bukan membatasi diri bagi mereka. Gereja jangan membatasi kemampuan kuasa Tuhan.

Para pendeta jangan gampang sekali menghakimi para lbgt, kebanyakan dari kita terlalu cepat mengatakan semua waria salah. namun tanpa mendengar penjelasan dan menilisik lebih jauh tentang waria itu sendiri. jelas Pdt. Robert.

Romo yang juga senang dengan istilah "pendampingan masyarakat" pernah menjabat sebagai ketua PGI wilayah Sumbar - Riau. (*)