Logo Senin, 17 Februari 2020
images

Foto: PPS

pewarna.id - Perayaan Natal Perhimpunan Advokat (PERADI) yang diketuai oleh Dr. Luhut MP Panjaitan SH.,LLM digelar dengan sangat meriah. 

Perayaan yang cukup unik dan sangat berbeda membuat natal ini sangat meriah dan penuh hikmat, natal yang dikemas bernuansa Papua membuat hadirin sangat menikmati berjalannya proses perayaan dari awal hingga akhir.

Artis rohani berdarah Batak, Joy Tobing mempersembahkan senandung lagu-lagu pujian yang membuat semua hadirin semakin terhibur.

Hadirin selalu merasakan hal-hal unik yang mengejutkan, diawal dimulainya ibadah penampilan tarian adat suku Papua langsung dipersembahkan menyambut kedatangan dewan pengurus nasional PERADI memasuki ruangan.

Peradi besutan Dr. Luhut MP Pangaribuan ini dihadiri ratusan orang anggota peradi dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia, undangan, jemaat gereja, anak-anak panti asuhan dan tokoh adat Papua di Jakarta.

Sepanjang berjalannya perayaan natal Peradi di isi dengan beragam persembahan pujian dari bermacam-macam kalangan dan lintas lembaga gereja. 

Lusindo Tobing, MTh yang berkesempatan membawakan khotbah natal, lagi-lagi membuat dan mengajak hadirin reaktif di sepanjang khotbahnya. 

Lusindo Tobing dalam khotbahnya menyampaikan agar natal membawa sukacita dan Yesus bukan sekedar utusan Allah, tapi Allah itu yang turun sendiri dan Tuhan adalah Sahabat.

"sahabat bagi semua orang itu, adalah perbuatan kita pada seluruh sesama manusia. Bukan sekedar diatas kertas kita bersahabat" ucapnya.

Romo Bimo, dalam penyampaian renunangan Natal menyampaikan berbagai hal kejadian-kejadian yang turut mewarnai dinamika negeri sebagai bahan untuk direfleksikan. 

"Natal memngingatkan kita untuk berani berkata cukup, natal mengajak kita untuk mau mendengarkan bumi yang kita injak ini. menjadi sahabat bukan saja bagi manusia, tetapi bagi semua ciptaan" ucap Romo Bimo. 

Ketua Umum, Dr. Luhut MP Pangaribuan dalam sambutannya memanggil kedepan semua sahabat muslim yang sudah berkenan membantu acara natal, dan mengucapkan terimakasih, karena teman-teman Peradi yang muslim berkenan membantu mesukseskan Natal.

Luhut Pangaribuan dalam sambutannya meminta biarlah berdasarkan tema natal menjadi renungan pribadi bagi setiap orang, agar kristus lahir baru dalam diri dan hati kita.

Luhut Menjelaskan makna dari nuansa Papua yang ada dalam perayaan natal, sebagai bentuk keprihatinan atas pelanggaran Ham terbesar yang terjadi di Papua. 

Luhut mengajak seluruh anggota advokat keluarga besar peradi hidup dan bergantung pada Tuhan Yesus Kristus, menjaga kekudusan dengan penuh pengharapan dan menjauhkan diri dari setiap godaan nafsu dunia.

Diakhir sambutanmya, Luhut membacakan pantun tentang Papua yang dibuatnya sendiri untuk Papua, dan disambut sorakan meriah dari seluruh hadirin.

Acara dilaksanakan, di Balroom Financial Tower, Jl Puri Indah Jakarta Barat. Dimulai pada pukul 6 sore.